Ngaji Online-Dalam memlih pasangan hidup Rasulullah SAW lebih menganjurkan untuk memilih wanita yang masih gadis (perawan) daripada wanita sudah janda. Hal itu tertuang dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dan Imam Baihaqi, Nabi bersabda:
Lalu apa alasan sehingga Nabi menyuruh demikian? Apakah Nabi hanya melihat luarnya saja yang pada umumnya wanita yang masih perawan lebih menawan.? Jika tidak demikian lalu apa alasannya.
Dalam kitab Tuhfatul Habib Syarh Khatib Al-Bujairimi mengurai alasan Nabi menganjurkan untuk menikahi wanita yang masih perawan. Antara uraiannya ialah hal itu karena cinta seorang gadis cenderung lebih tulus dan sepenuh hati dibandingkan seorang janda. Seorang gadis umumnya tidak memilki sikap membanding-bandingkan dengan orang lain, karena cintanya adalah cinta pertama. Berbeda dengan janda, dia berpotensi membanding-bandingkan dengan orang lain, karena cinta yang dia milki tidak lagi cinta pertama. Hal itu selaras dengan apa yang dikatakan:
“Pindahkanlah hatimu kepada siapa saja yang engkau suka, sebab tidak ada cinta kecuali cinta yang pertama"
Berapa banyak tempat yang disinggahi oleh seorang pemuda dan kerinduannya selalu kepada tempat yang pertama kali yang ia singgahi.”
Demikian hikmah dianjurkannya menikahi wanita yang masih gadis, maka dari itu jelaslah anjuran Nabi SAW itu bukan sebatas dorongan hasrat semata. Sebab andai demikian tentunya Rasulullah SAW tidak akan pernah mau menikah dengan Sayyidah Khodijah dan istri-istri yang lain yang notabene kebanyakan janda.
تَزَوَّجُوا الأَبْكَارَ، فَإِنَّهُنَّ أَعذَبُ أَفْوَاهًا، وَأَنْتَقُ أَرْحَامًا، وَأَرْضَى بِالْيَسِيرِ
Artinya: "Menikahlah dengan seorang wanita yang masih gadis, sebab ia lebih lembut mulutnya, lebih lengkap rahimnya, dan lebih menerima keadaan.” (HR Ibnu Majah dan Imam Baihaqi)Pesan Seorang Ibu Kepada Putrinya yang Baru Menikah (Resep Jitu Agar Hubungan Harmonis)
Inilah Birografi Istri-istri Rasulullah SAW dan Alasan Dinikahinya
Inilah Birografi Istri-istri Rasulullah SAW dan Alasan Dinikahinya
Lalu apa alasan sehingga Nabi menyuruh demikian? Apakah Nabi hanya melihat luarnya saja yang pada umumnya wanita yang masih perawan lebih menawan.? Jika tidak demikian lalu apa alasannya.
Dalam kitab Tuhfatul Habib Syarh Khatib Al-Bujairimi mengurai alasan Nabi menganjurkan untuk menikahi wanita yang masih perawan. Antara uraiannya ialah hal itu karena cinta seorang gadis cenderung lebih tulus dan sepenuh hati dibandingkan seorang janda. Seorang gadis umumnya tidak memilki sikap membanding-bandingkan dengan orang lain, karena cintanya adalah cinta pertama. Berbeda dengan janda, dia berpotensi membanding-bandingkan dengan orang lain, karena cinta yang dia milki tidak lagi cinta pertama. Hal itu selaras dengan apa yang dikatakan:
نَقِّلْ فُؤَادَكَ حَيْثُ شِئْتَ مِنَ الهَوَى * ماَالحُبُّ اِلاَّ لِلْحَبِيْبِ الأَوَّلِ
كَمْ مَنْزِلٍ فىِ الاَرْضِ يَأْلِفُهُ الفَتى * وَحَنِيْنُهُ اَبَدًا فىِ اَوَّلِ مَنْزِلِ
كَمْ مَنْزِلٍ فىِ الاَرْضِ يَأْلِفُهُ الفَتى * وَحَنِيْنُهُ اَبَدًا فىِ اَوَّلِ مَنْزِلِ
“Pindahkanlah hatimu kepada siapa saja yang engkau suka, sebab tidak ada cinta kecuali cinta yang pertama"
Berapa banyak tempat yang disinggahi oleh seorang pemuda dan kerinduannya selalu kepada tempat yang pertama kali yang ia singgahi.”
Demikian hikmah dianjurkannya menikahi wanita yang masih gadis, maka dari itu jelaslah anjuran Nabi SAW itu bukan sebatas dorongan hasrat semata. Sebab andai demikian tentunya Rasulullah SAW tidak akan pernah mau menikah dengan Sayyidah Khodijah dan istri-istri yang lain yang notabene kebanyakan janda.
memang sulit ganmengikuti jejak Rasulullah SAW. terutama dalam masalah pasangan hidup, mungkin wajib bagi para lelaki (Perjaka) menikahi gadis. namun disatu sisi kadang kita juga merasa terlena oleh janda. pada dasarnya menikahi janda lebih berharga dan mendapatkan pahala? apakah betul
BalasHapusSebenarnya perawan atau janda tidak masalah, hanya saja jika tidak ada hal2 alasan yg lebih mendorong untuk menikahi janda (seperti ingin menyelamatkan pendidikan anak2nya misalx. Maka menikahi perawan lebih diutamanakan.
BalasHapussaya baru tau min, saya pikir lebih baik ke janda karna selain kita bisa membantu si janda apalagi yang sudah punya anak, populasi janda pun banyak
BalasHapusNikahi janda langsung dapat laba gan..+ masuk surga tanpa hisab. Heheh
HapusGadis menarik dan janda menggoda.. Pilihan yang sungguh membingungkan :)
BalasHapussekarang nenek semakin didepan
BalasHapusItulah gan...hehehe
Hapusinfo yang bermanfaat gan, insyaAllah berkah
BalasHapusnah ini akhirnya tau alasan yang jelas dari Rasulullah :D
BalasHapusSaya ingin ibu dari anak2 saya benar2 rau agama dan menyayangi saya
BalasHapus